• Senin-Jum'at: 7am-16pm
  • JL. Alianyang No. 7B Pontianak
  • dlh@pontianak.go.id
  • FAQs
  • Login JAS
blog

Ikuti Pameran Inovasi Kelola Persampahan dalam Program LSDP

Implementasi Gerakan Indonesia ASRI dan Edukasi Pengelolaan Persampahan dan rangkaian peringatan HUT 81 Kemerdekaan Republik Indonesia, di Ditjen Bangda Kemendagri.

DLH Kota Pontianak mengikuti pameran inovasi daerah pengelolaan persampahan dalam rangka pelaksanaan program Local Service Delivery Improvement Project (LSDP), di Ditjen Pembangunan Daerah Kemendagri, Jakarta (13/8/2026).

Inovasi pengelolaan persampahan yang disajikan DLH Kota Pontianak diantaranya, produk kompos dari pengolahan sampah organik dan maggot, produk BBM setara solar dari pengolahan sampah plastik kresek (anorganik) dengan proses pirolisis, produk RDF (Refused Derived Fuel) sebagai bahan alternatif batu bara dari pengolahan sampah organik-anorganik, dan produk kreasi Bank Sampah seperti celengan, tas belanja, pengikat gorden, tempat tisu, tempat pulpen/pensil.

Pada pameran inovasi mengundang 10 daerah dengan inovasi pengelolaan persampahan praktik baik berupa teknologi, aplikasi dan produk ekonomi sirkular. Kesepuluh daerah tersebut yaitu, Kabupaten Lumajang, Kota Pontianak, Kota Malang, Kota Palu, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Luwu Timur, Kota Batu, Kota Bontang, dan Kabupaten Purworejo. Selain itu juga didukung penyedia teknologi pengelolaan persampahan, antara lain Lamacca Waste Energy, UBL, SDLG, SHANTUI, HYUNDAI, DONGFENG, dan TATA.

 

DLH Kota Pontianak juga menampilkan mekanisme retribusi kebersihan yang bekerjasama dengan BUMD PDAM Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak dan dokumentasi foto kegiatan pembinaan dan pendampingan pengelolaan persampahan ke masyarakat, seperti pembuatan ekoenzim, pupuk kompos, pembangunan biodigester mini di lingkungan asrama.

Selain pameran, juga diadakan rapat koordinasi membahas teknis Program LSDP bersama 30 pemerintah daerah di Indonesia yang menerima program hibah untuk memperoleh pemahaman mengenai tugas pemerintah daerah dan aspek teknis perbaikan tata kelola persampahan dengan kapasitas 100–150 ton per hari secara menyeluruh dari hulu hingga hilir selama lima tahun.

Kegiatan ini diadakan sebagai implementasi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) sebagai tindak lanjut Mendagri atas instruksi Presiden RI. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Gerakan Indonesia ASRI dan Edukasi Pengelolaan Persampahan sebagai rangkaian peringatan HUT 81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus acara seremonial Program Local Service Delivery Project (LSDP). (fr)