• Senin-Jum'at: 7am-16pm
  • JL. Alianyang No. 7B Pontianak
  • dlh@pontianak.go.id
  • FAQs
  • Login JAS
blog

Terapkan LOSEDA Manfaatkan Sampah Organik Dapur Rumah Tangga

Bimbingan Teknis ke anggota PKK di Kecamatan Pontianak Selatan untuk mengelola sampah organik rumah tangga. 

DLH Kota Pontianak mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemanfaatan Sisa Produksi Rumah Tangga di Lahan Terbatas. Bimtek ini mengajak anggota PKK di Kecamatan Pontianak Selatan beserta 5 kelurahannya sebagai peserta, di TPST Edelweis, Pontianak (22/7/2026).

Kepala DLH Kota Pontianak pada sambutannya menyampaikan bahwa saat ini pengurangan sampah dilakukan dari sumbernya. Sampah rumah tangga misalnya, satu keluarga mulailah membiasakan diri untuk mengurangi sampah. Sedangkan sampah yang telah dihasilkan, selanjutnya diolah untuk yang jenis organik dapat dijadikan kompos. Kemudian yang anorganik dapat disalurkan ke bank sampah terdekat. 

Sisa produksi rumah tangga masih memiliki nilai apabila dilakukan pengolahan. Maka dari itu bersama Forum Komunitas Hijau (FKH) Kota Pontianak, mengajak peserta untuk mengolah sampah organik rumah tangga menjadi kompos dengan modifikasi biopori LOSEDA (Lodong Sesa Dapur). Cara ini juga dapat dilakukan di lahan yang terbatas, hanya menggunakan media pipa paralon yang telah dilubangi dan pot tanaman. 

Penyampaian materi dibagi menjadi dua, yaitu pengenalan jenis sampah dan praktik pengelolaan sampah organik dengan LOSEDA. Pada praktiknya, dilengkapi dengan pipa paralon yang telah dilubangi, pot tanaman, tanah, sekam, daun-daun organik, sampah organik, dan pengaduk. Lubang pada pipa memungkinkan aliran air lindi meresap ke dalam tanah dan menjadi jalur bagi organisme pengurai seperti bakteri dan cacing. Sampah yang membusuk secara alami di pipa akan terurai dan memberi nutrisi baik bagi tanah dan tanaman. 

Modifikasi biopori LOSEDA ini sebagai alternatif pengelolaan sampah sederhana yang dapat dipraktekkan di rumah dan di luas lahan yang terbatas. Praktik bimtek ini dapat dimulai dari rumah masing-masing dan diharapkan dapat menekan potensi timbulan sampah dari sumber. (fr)