• Senin-Jum'at: 7am-16pm
  • JL. Alianyang No. 7B Pontianak
  • dlh@pontianak.go.id
  • FAQs
  • Login JAS
blog

DINAS LINGKUNGAN HIDUP SELENGGARAKAN TABUR ECO ENZYME MASSAL SEBAGAI WUJUD KOLABORASI DALAM MENJAGA DAN MEMPERBAIKI KUALITAS BADAN AIR DI KOTA PONTIANAK

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak melaksanakan salah satu rangkaian kegiatan berupa Penaburan Eco Enzyme pada Parit Jalan Alianyang hingga Jalan Pangeran Natakusuma sepanjang kurang lebih 2,1 kilometer. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk aksi nyata kepedulian lingkungan sekaligus implementasi semangat peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap tanggal 5 Juni di seluruh dunia.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sendiri merupakan momentum untuk mengingat kembali pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan dan merefleksikan berbagai dampak aktivitas manusia terhadap bumi. Di Indonesia, pelaksanaan peringatan ini mengacu pada Surat Edaran Nomor 09 Tahun 2026 tentang Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026. Dengan mengusung slogan #NowForClimate, berbagai kegiatan lingkungan didorong untuk menjadi aksi nyata berbasis alam dalam menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin nyata dan menjaga keberlanjutan lingkungan hidup dengan memperluas partisipasi publik secara inklusif. Salah satu contohnya dengan merangkul berbagai kalangan untuk berpartisipasi dalam penaburan eco enzyme.

Eco enzyme yang digunakan dalam kegiatan ini merupakan produksi berbagai pihak yang telah dibuat sejak bulan Maret Tahun 2026. Eco enzyme tersebut berasal dari sekolah-sekolah adiwiyata di Kecamatan Pontianak Kota, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak, serta PKK Kecamatan Pontianak Kota. Selama kurang lebih tiga bulan proses fermentasi, eco enzyme tersebut telah mencapai tahap matang sehingga siap digunakan untuk mendukung kegiatan lingkungan seperti memperbaiki kualitas air.

Kegiatan dilaksanakan di halaman Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak, Jalan Alianyang dan dibuka secara langsung oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono didampingi Istri, Yanieta Arbiastutie Kamtono yang merupakan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pontianak. Turut hadir dalam kegiatan tersebut berbagai unsur pemangku kepentingan, di antaranya unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), termasuk Ketua DPRD Kota Pontianak, Kapolresta Pontianak Kota, Dandim 1207/Pontianak, pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak, instansi eksternal Kota Pontianak terkait lingkungan hidup, serta peserta lainnya yang terdiri dari sekolah, OPD Kota Pontianak di Sekitar Jl. Alianyang-Jl. Pangeran Natakusuma, dan komunitas, .

Kegiatan ini juga melibatkan partisipasi dari berbagai unsur masyarakat sebagai bentuk kolaborasi bersama dalam menjaga lingkungan. Peserta yang terlibat terdiri dari murid dan guru sekolah yang berada di Kecamatan Pontianak Kota, pegawai Kecamatan Pontianak Kota beserta kelurahan di bawahnya, PKK Kecamatan Pontianak Kota, Dharma Wanita Persatuan Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak, komunitas lingkungan, hingga masyarakat umum seperti warga maupun pedagang di sekitar Jl. Alianyang – Jl. Pangeran Natakusuma. Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan PMI Provinsi Kalimantan Barat, BPBD Kota Pontianak, Damkar Borneo, Damkar Vois, Damkar Cemerlang, dan Damkar Merdeka yang membantu menyediakan armada mobil tangki untuk mendistribusikan eco enzyme kepada peserta yang tersebar dan menaburkan eco enzyme ke parit. Sehingga, total peserta penaburan eco enzyme diperkirakan mencapai lebih dari 1000 orang.

Untuk memastikan kegiatan berjalan dengan baik dan terkoordinasi, jalur penaburan eco enzyme dibagi ke dalam 12 zona pelaksanaan. Masing-masing zona dipimpin oleh koordinator lapangan yang bertugas mengatur jalannya kegiatan, mengarahkan peserta, berkoordinasi dengan pihak terkait, serta memastikan pelaksanaan kegiatan pada titik masing-masing dapat berjalan secara tertib dan efektif mulai dari persiapan hingga selesai kegiatan.

Suasana kebersamaan semakin terasa ketika pelaksanaan penaburan eco enzyme dimulai secara serentak yang ditandai dengan bunyi sirine dari armada pemadam kebakaran di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak. Sirine tersebut kemudian diikuti oleh armada pemadam kebakaran lainnya yang berada di titik-titik berbeda di sepanjang jalur kegiatan. Setelah aba-aba diberikan, para peserta di setiap zona mulai melakukan penaburan eco enzyme secara bersama-sama sesuai arahan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Pontianak berharap kepedulian terhadap lingkungan tidak berhenti pada kegiatan seremonial saja, tetapi dapat terus tumbuh menjadi kebiasaan baik dalam kehidupan sehari-hari serta bermanfaat secara luas bagi lingkungan dan masyarakat. Langkah sederhana seperti mengelola sampah organik menjadi eco enzyme, menjaga kebersihan lingkungan, serta berpartisipasi aktif dalam kolaborasi kegiatan lingkungan diharapkan dapat menjadi bagian dari budaya masyarakat menuju Kota Pontianak yang lebih bersih, hijau, sehat dan berkelanjutan.