DATA TERBARU: 17 BANK SAMPAH BEROPERASI DI KOTA PONTIANAK
DOWNLOAD DAFTAR BANK SAMPAH KOTA PONTIANAK
Pontianak – Upaya pengurangan sampah berbasis masyarakat di Pontianak terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini, tercatat 17 bank sampah aktif yang tersebar di sejumlah kecamatan. Keberadaan bank sampah tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengumpulan sampah terpilah, tetapi juga menjadi pusat edukasi lingkungan yang mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga.
Di wilayah Pontianak Timur, Bank Sampah Borneo yang dikelola Ismiatun di Kelurahan Banjar Serasan aktif menerima setoran sampah warga. Selain itu, terdapat Bank Sampah Beting Permai oleh Ahmad Jais di Kelurahan Dalam Bugis, serta Bank Sampah Melati dan Bank Sampah Ananda yang sama-sama berada di Kelurahan Saigon. Keempat bank sampah ini berperan penting dalam mengurangi timbulan sampah dari kawasan permukiman padat penduduk.
Sementara itu, di Kecamatan Pontianak Tenggara, Bank Sampah Berkah Mendawai yang dikelola Endang Purnama, Bank Sampah Mahasiswa Untan oleh Diah Puspa Rani, serta Bank Sampah Maju Bersama yang dikelola Diah Kartika Sari di wilayah Bansir Laut, turut berkontribusi aktif. Kehadiran bank sampah di kawasan ini memperkuat sinergi antara masyarakat umum dan kalangan akademisi dalam membangun budaya peduli lingkungan.
Di Pontianak Kota dan sekitarnya, Bank Sampah Dansen Sejahtera, Bank Sampah Rumput Hias, Bank Sampah Palem Asri, serta Bank Sampah Milenial menjadi bagian dari jaringan pengelolaan sampah berbasis komunitas. Adapun di Pontianak Utara terdapat Bank Sampah Rosella Siantan, Bank Sampah Slamet Sejahtera, dan Bank Sampah Permata yang melayani warga setempat secara rutin. Sementara di
Pontianak Selatan dan Barat, Bank Sampah Rosella Purnama serta Bank Sampah Sejahtera Asri juga tercatat aktif beroperasi.
Pemerintah Kota Pontianak mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas bank sampah yang telah tersedia di wilayah masing-masing. Dengan memilah sampah sejak dari rumah dan menyetorkannya ke bank sampah terdekat, warga tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memperoleh manfaat ekonomi dari hasil tabungan sampah. Melalui partisipasi bersama, diharapkan gerakan pilah sampah di Pontianak semakin kuat dan berkelanjutan.
